Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Sekarang kami akan jelaskan seputar Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!. Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan kelebihan kadar gula dalam darah sebagai pengaruh insulin yang tak bekerja dengan baik. Insulin merupakan hormon yang berprofesi memasukkan gula dari peredaran darah ke dalam sel. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pankreas yang berada dalam perut.

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Menurut hasil laporan statistik International Diabetes Federation (IDF), setiap tahun terdapat 3,2 juta kematian akibat diabetes. Sedangkan komplikasi penyakit ini dapat menyasar pada mata, jantung, ginjal, saraf, dan kaki. Oleh sebab itu kontrol gula darah secara rutin dan teratur menjadi cara efektif untuk pencegahan diabetes.

Tingkat Kadar Gula Darah

Lazimnya seseorang dikatakan sehat kalau kadar gula di dalam darahnya berada pada tingkatan normal, yakni kurang dari 100 mg/dL, dikala berpuasa dan kurang dari 140 mg/dL dua jam sesudah makan atau berada pada tingkatan yang lebih rendah dari poin ambang batas normal hal yang demikian. Pada siang hari, kadar gula di dalam darah cenderung pada spot terendah mereka sebelum makan.

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Bagi kebanyakan orang tanpa diabetes, kadar gula darah sebelum makan berkisar 70-80 mg/dL. Dalam sebagian kasus malahan dapat 60 mg/dL dan ini masih dalam batas normal, walau mungkin pada orang lain dapat menempuh 90 mg/dL. Bila jelas, kadar gula darah yang kurang dari 100 mg/dL dikala puasa atau sebelum makan dianggap sebagai hal yang normal menurut standar sekarang.

Lalu, berapa tingkat kadar gula darah yang dianggap rendah?

Kadar gula kebanyakan orang tak akan pernah jatuh di bawah 60 mg/dL, pun dengan puasa yang berkepanjangan. Apabila Anda diet, maka hati akan menjaga tingkat gula pada jenjang normal dengan merubah lemak dan otot menjadi gula.

Pada sedikit kasus, kadar gula sebagian orang yang bisa jatuh sedikit lebih rendah. Jikalau kadar gula darah berada pada tingkat yang lebih tinggi dari ambang batas normal, merupakan 100 mg/dL dikala berpuasa dan lebih dari 140 mg/dL dua jam setelah makan, berarti diabetes atau pra-diabetes mulai menghampiri Anda.

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Sekitar 20 tahun lalu sedikit sekali orang yang mengukur kadar gula atau glukosa darahnya sendiri. Meskipun besar gula darah mereka hanya dievaluasi terkadang, ketika berkunjung ke dokter untuk memantau diabetes mereka. Nah, berikut ini prosedur pengevaluasian kadar gula darah.

1. Alat

Glucometer atau argometer glucosa (blood glucosa monitoring) yaitu alat yang pas untuk memantau penyakit diabetes. Penderita perlu tahu dengan pas kondisi tubuhnya setiap dikala, apakah gula darah mereka naik atau turun.

Pagi hari sesudah bangun tidur menjadi waktu yang cocok untuk melaksanakan percobaan dengan alat ini. Walaupun alat-alat pensupport lainnya yaitu alkohol, kasa atau kapas, jarum penusuk (lancet), alat penusuk (lancing device), dan test strip.

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Pemeriksaan dapat dilaksanakan satu minggu sekali, satu bulan sekali, atau jika telah tahap parah dapat dalam waktu sehari sebanyak 4 – 5 kali. Pelaksanaan keakuratan hasil dari alat ini perlu dicocokkan lewat uji lab.

2. Langkah Teknis

Bagaimana sistem menilai gula darah? Bila pertama ialah tahap persiapan diri dan alat.

  • Cuci dan keringkan kedua tangan Anda sebelum pengambilan sampel untuk menghindari kontaminasi.
  • Masukkan jarum penusuk (lancet) di alatnya (lancing device). Pastikan bahwa jarum yang Anda gunakan masih baru dan steril. Jarum penusuk cuma dipakai untuk sekali pakai.
  • Letakkan ujung jari Anda yang akan ditusuk. Sebaiknya menggunakan ujung jari berbeda-beda supaya tidak memunculkan pengerasan kulit. Jempol dan kelingking sebaiknya tak diterapkan untuk pengambilan sampel (pakai jari tengah, jari manis atau telunjuk).
  • Bersihkan ujung jari yang akan ditusuk dengan kasa atau kapas beralkohol untuk menghindari infeksi.

Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!

Pelaksanaan
  • Tusukkan jarum ke ujung jari Anda. Lap darah pertama yang keluar dengan kapas dan biarkan bulatan kecil darah terwujud di ujung jari. Tekan dengan perlahan jari Anda untuk membantu mengeluarkan darah, namun jangan terlalu kuat supaya sampel tidak bercampur dengan cairan otot sehingga mengacaukan hasil pengukuran.
  • Jika darah tak cukup keluar, tusukkan jarum di jari kedua.
  • Masukkan test strip ke alat pengukur (glucose meter). Pastikan bahwa test strip yang Anda pakai belum kedaluwarsa. Seandainya strip memiliki tanggal kedaluwarsa sendiri yang kalau terlewati akan membuat hasil pengevaluasian tak akurat.
  • Tempelkan ujung test strip ke bulatan darah hingga terbasahi merata bagian untuk sampelnya. Jangan meneteskan darah ke strip dan jangan terlalu keras melekatkan test strip. Sekiranya sampel darah sudah memadai karenanya alat akan mulai mengukur (waktu pengukuran nampak di display dalam hitungan mundur).
  • Tempelkan kasa atau kapas beralkohol ke ujung jari yang tertusuk untuk menghentikan perdarahan.
  • Lihat hasil pengevaluasian di glucometer Anda. Sekiranya angka hasil pengevaluasian benar-benar tinggi atau rendah, Anda mungkin perlu mengulangi pengevaluasian untuk memastikan. Tingkat gula darah yang normal merupakan: (a) 4 – 7 mmol/l atau 72 – 126 mg/dL (puasa); (b) kurang dari 10 mmol/l atau 180 mg/dL (90 menit sesudah makan); (c) sekitar 8 mmol/l atau 144 mg/dL (malam hari)

Sekian informasi seputar Memahami Pedoman Mengukur Kadar Glukosa Darah di Rumah? Why Not!, semoga postingan ini berguna untuk Anda. Mohon post ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *