Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Pembahasan kita sekarang yakni Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah. Diabetes melitus yaitu penyakit yang disebabkan kelebihan kadar gula dalam darah sebagai dampak insulin yang tidak bekerja dengan baik. Insulin yaitu hormon yang berprofesi memasukkan gula dari peredaran darah ke dalam sel. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pankreas yang berada dalam perut.

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek  Gula Darah

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Berdasarkan hasil laporan statistik International Diabetes Federation (IDF), setiap tahun terdapat 3,2 juta kematian imbas diabetes. Sedangkan komplikasi penyakit ini bisa menyasar pada mata, jantung, ginjal, saraf, dan kaki. Oleh sebab itu kontrol gula darah secara rutin dan teratur menjadi sistem efektif untuk pencegahan diabetes.

Tingkat Kadar Gula Darah

Umumnya seseorang dikatakan sehat sekiranya kadar gula di dalam darahnya berada pada tingkatan normal, merupakan kurang dari 100 mg/dL, ketika berpuasa dan kurang dari 140 mg/dL dua jam setelah makan atau berada pada tahapan yang lebih rendah dari skor ambang batas normal hal yang demikian. Pada siang hari, kadar gula di dalam darah cenderung pada spot terendah mereka sebelum makan.

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Bagi kebanyakan orang tanpa diabetes, kadar gula darah sebelum makan berkisar 70-80 mg/dL. Dalam beberapa kasus malahan dapat 60 mg/dL dan ini masih dalam batas normal, walau mungkin pada orang lain bisa menempuh 90 mg/dL. Jika jelas, kadar gula darah yang kurang dari 100 mg/dL ketika puasa atau sebelum makan dianggap sebagai hal yang normal menurut standar sekarang.

Lalu, berapa tingkat kadar gula darah yang dianggap rendah?

Kadar gula kebanyakan orang tak akan pernah jatuh di bawah 60 mg/dL, malahan dengan puasa yang berkepanjangan. Seandainya Anda diet, maka hati akan menjaga tingkat gula pada level normal dengan merubah lemak dan otot menjadi gula.

Pada sedikit kasus, kadar gula beberapa orang yang bisa jatuh sedikit lebih rendah. Apabila kadar gula darah berada pada tingkat yang lebih tinggi dari ambang batas normal, merupakan 100 mg/dL ketika berpuasa dan lebih dari 140 mg/dL dua jam setelah makan, berarti diabetes atau pra-diabetes mulai menghampiri Anda.

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Sekitar 20 tahun lalu sedikit sekali orang yang mengevaluasi kadar gula atau glukosa darahnya sendiri. Meski besar gula darah mereka hanya diukur adakalanya, saat berkunjung ke dokter untuk memantau diabetes mereka. Nah, berikut ini prosedur pengukuran kadar gula darah.

1. Alat

Glucometer atau argometer glucosa (blood glucosa monitoring) ialah alat yang ideal untuk memantau penyakit diabetes. Penderita perlu tahu dengan tepat situasi tubuhnya tiap ketika, apakah gula darah mereka naik atau turun.

Pagi hari setelah bangun tidur menjadi waktu yang pantas untuk menjalankan tes dengan alat ini. Sedangkan alat-alat pendukung lainnya ialah alkohol, kasa atau kapas, jarum penusuk (lancet), alat penusuk (lancing device), dan test strip.

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Pemeriksaan dapat dikerjakan satu pekan sekali, satu bulan sekali, atau apabila telah tahap parah dapat dalam waktu sehari sebanyak 4 – 5 kali. Pengerjaan keakuratan hasil dari alat ini perlu dicocokkan melalui uji laboratorium.

2. Langkah Teknis

Bagaimana cara mengukur gula darah? Jika pertama ialah tahap persiapan diri dan alat.

  • Cuci dan keringkan kedua tangan Anda sebelum pengambilan sampel untuk menghindari kontaminasi.
  • Masukkan jarum penusuk (lancet) di alatnya (lancing device). Pastikan bahwa jarum yang Anda gunakan masih baru dan steril. Jarum penusuk hanya dipakai untuk sekali pakai.
  • Letakkan ujung jari Anda yang akan ditusuk. Sebaiknya memakai ujung jari berbeda-beda supaya tidak menimbulkan pengerasan kulit. Jempol dan kelingking sebaiknya tak diaplikasikan untuk pengambilan sampel (pakai jari tengah, jari manis atau telunjuk).
  • Bersihkan ujung jari yang akan ditusuk dengan kasa atau kapas menandung alkohol untuk menghindari infeksi.

Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah

Pelaksanaan
  • Tusukkan jarum ke ujung jari Anda. Lap darah pertama yang keluar dengan kapas dan biarkan bulatan kecil darah terwujud di ujung jari. Tekan dengan pelan jari Anda untuk membantu mengeluarkan darah, melainkan jangan terlalu kuat supaya sampel tidak bercampur dengan cairan otot sehingga mengacaukan hasil pengevaluasian.
  • Jika darah tak cukup keluar, tusukkan jarum di jari kedua.
  • Masukkan test strip ke alat pengukur (glucose meter). Pastikan bahwa test strip yang Anda gunakan belum kedaluwarsa. Bila strip mempunyai tanggal kedaluwarsa sendiri yang seandainya terlewati akan membuat hasil pengevaluasian tidak cermat.
  • Tempelkan ujung test strip ke bulatan darah hingga terbasahi merata komponen untuk sampelnya. Jangan meneteskan darah ke strip dan jangan terlalu keras melekatkan test strip. Seandainya sampel darah sudah memadai maka alat akan mulai mengevaluasi (waktu pengevaluasian terlihat di display dalam hitungan mundur).
  • Tempelkan kasa atau kapas beralkohol ke ujung jari yang tertusuk untuk menghentikan perdarahan.
  • Lihat hasil penilaian di glucometer Anda. Seandainya angka hasil pengukuran betul-betul tinggi atau rendah, Anda mungkin perlu mengulangi pengukuran untuk memastikan. Tingkat gula darah yang normal yakni: (a) 4 – 7 mmol/l atau 72 – 126 mg/dL (puasa); (b) kurang dari 10 mmol/l atau 180 mg/dL (90 menit setelah makan); (c) sekitar 8 mmol/l atau 144 mg/dL (malam hari)

Demikian info perihal Pedoman bagi Pemula buat Mengecek Gula Darah, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk Anda. Tolong postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *